Setelah Pulang Kampung Wayne Rooney Semakin Tajam

Wayne Rooney, sapa yang tidak kenal dengan legenda hidup Manchester United ini. Selama 13 tahun dia membela Manchester United, bahkan dia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Manchester United dengan kemasan 253 gol, hanya terpaut satu gol dengan Sir Bobby Charlton.

Sejak Mancheser United ditinggal oleh SirAlex Fergusen, karier Rooney di Old Trafford langsung meredup. Baik dibawah asuhan David Moyes, Louis van Gaal atau bahkan Jose Mourinho, Rooney beralih fungsi menjadi penunggu bangku cadangan. Alhasil, dia diserahkan ke Everton secara gratis pada bursa transfer musim panas yang lalu.

Menariknya, kepindahannya ini justrus menjadi angin segar bagi Rooney. Mantan penyerang Manchester United ini terlahir lagi bersama Everton. Dia kembali ganas di depan gawang lawan. Aksi terbaru Rooney terlihat saat membantu Everton mengalahkan Swansea City 3-1 pada partai ke 18 Liga Premier, selasa (19/12/2017). Dia sukses mengeksekusi penalti pada menit ke 73 dan memberikan assist kepada Gylfi Sigurdsson di Goodison Park. Gol tuan rumah lainnya dicetak oleh Dominic Calvert-Lewin saat injuri time babak pertama.

Rooney sebenarnya bisa mencetak dua gol pada partai kandang tersebut jika saja tendangan pinaltinya pada babak pertama menemui sasaran. Tetapi, kegagalan itu tidak mengurangi pujian untuknya. Soalnya, dia bisa menunjukkan kemampuannya belum habis. Terbukti, dia kini sudah menghasilkan 10 gol di liga Premier musim ini. Ini menjadi momen yang paling menggembirakan bagi Rooney, karena selama dua musim terakhirnya di Manchester United dia hanya bisa membukukan delapan gol (2015/2016) dan lima gol di musim berikutnya (2016/2017). Rooney mengaku perkembangan positip ini karena keputusan Pelatih Everton Sam Alladyce yang mengubah posisinya menjadi lebih ketengah. Rooney merasa sangat nyaman dengan posisinya sebagai gelandang. Dengan bermain lebih ke dalam membuatnya lebih bebas bergerak dan melancarkan serangan.

Rooney memuji peran Allardyce yang menurutnya sangat luar biasa. Karena, sejak menggantikan Ronald Koeman (30/11/2017),  Everton dibantunya mencatat tiga kemenangan dan satu hasil imbang di liga Premier. Alhasil, mereka sekarang menduduki  peringkat ke 9 klasemen sementara dengan 25 Poin.

Allardyce sendiri mengaku terkesan dengan kekuatan mental pasukannya meski sempat kebobolan lebih dahulu oleh Leroy Fer.  Permainan Everton tetap terjaga sehingga mereka bisa membalas dan bahkan memenangkan pertandingan tersebut. Allardyce berharap suasana ini dapat terjaga dan berlanjut saat menjamu Chelsea hari ini (23/12/2017).

Pelatih berusia 63 tahun ini yakin team asuhannya akan semakin solid jika kedatangan beberapa pemain baru pada saat bursa transfer januari mendatang. Terlebih para petinggi club memberinya dukungan penuh dengan membebaskannya berbelanja pemain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *